Rabu, 29 Mei 2013

transpirasi

Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi transpirasi adalah
1.
Kelembaban

Gerakan uap air dari udara ke dalam daun akan menurunkan laju neto dari air yang hilang, dengan demikian seandainya faktor lain itu sama, transpirasi akan menurun dengan meningkatnya kelembaban udara.
Apabila stomata dalam keadaan terbuka maka kecepatan difusi dari uap
air keluar tergantung pada besarnya perbedaan tekanan uap air yang ada di dalam rongga-rongga antar sel dengan tekanan uap air di atmosfer. Jika tekanan uap air di udara rendah, maka kecepatan difusi dari uap air di daun keluar akan bertambah besar begitu pula sebaliknya. Pada kelembaban udara relatif 50% perbedaan tekanan uap air didaun dan atmosfer 2 kali lebih besar dari kelembaban relatif 70%. Suhu

Kenaikan suhu dari 180 sampai 200F cenderung untuk meningkatkan penguapan air sebesar dua kali. Suhu daun di dalam naungan kurang lebih sama dengan suhu udara, tetapi daun yang terkena sinar matahari mempunyai suhu 100 – 200F lebih tinggi dari pada suhu udara.
3.
Cahaya
Cahaya mempengaruhi laju transpirasi melalui dua cara yaitu:
a. Sehelai daun yang terkena sinar matahari langsung akan mengabsorbsi energi
radiasi.

b. Cahaya tidak usah selalu berbentuk cahay langsung dapat pula mempengaruhi transpirasi melalui pengaruhnya terhadap buka-tutupnya stomata, dengan mekanisme tertentu.
4.
Angin

Angin cenderung untuik meningkatkan laju transpirasi, baik didalam naungan atau cahaya, melalui penyapuan uap air. Akan tetapi di bawah sinar matahari, pengaruh angin terhadap penurunan suhu daun, dengan demikian terhadapenurunan laju transpirasi, cenderung menjadi lebih penting daripada
pengaruhnya terhadap penyingkiran uap air.
5.
Kandungan air tanah

Jika kandungan air tanah menurun, sebagai akibat penyerapan oleh akar, gerakan air melalui tanah ke dalam akar menjadi lebih lambat. Hal ini cenderung untuk meningkatkan defisit air pada daun dan menurunkan laju transpirasi lebih lanjut.

Jumat, 01 Juli 2011

KERUSAKAN EKOSISTEM

Dalam suatu ekosistem selalu terjadi hubungan yang sinergis. Perpindahan energi dari produsen ke konsumen seterusnya pengurai mengubah organisme organik menjadi anorganik. makhluk hidup yang mampu menjadi produsen hanya tumbuhan. Mengapa demikian? Hanya tumbuhan yang dilengkapi dengan klorofil yang mampu mengubah bahan anorganik menjadi organik.
Itulah yang seharusnya terjadi berkesinambungan tanpa henti. Apa yang terjadi sekarang ini bergeser dari sunnatullah.

Selasa, 22 Februari 2011

Musyawarah Daerah Muhammadiyah

Panitia Musda Muhammadiyah, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah dan Pelajar Muhammadiyah Wonogiri di kompleks Masjid Takwa meraih kesuksesan. Acara sangat meriah dimulai dengan pertunjukan drum band dari TK Aisyiyah dan Tapak Suci. Sebelum musda dibuka oleh Bp Bupati Danar Rahmanto, Peserta dan simpatisan disuguhi pementasan hadroh oleh komunitas pengamen jalanan dibawah bimbingan Bp Tafsir yang didaulat sebagai mubaligh dalam pengajian akbar menyambut musda.
Acara Pembukaan berakhir sebelum dhuhur. Selanjutnya puncak acara musda berlangsung di SMP Muhammadiyah 8 Wonogiri. Tidak kalah serunya dengan acara pembukaan sebelumnya. Pemilihan ketua diikuti oleh peserta dari cabang-cabang se wonogiri. Semua peserta Musda tidak beranjak pergi sampai acara berakhir pada pukul 16.00 WIB.

Senin, 14 Februari 2011

soal ipa

1. Jika Populasi wereng meningkat, hal yang perlu dilakukan untuk membasmi wereng dan tetap menjaga keseimbangan ekosistem dengan .....
2. Platipus termasuk mamalia karena memiliki kelenjar susu tetapi perkembangbiakannya secara .....
3. Hewan menjadi langka akibat ulah manusia yang berlebihan dalam penggunaannya untuk ....
4. Katak dewasa bernapas dengan kulit bila.....
5. Tujuan dibuatnya hutan wisata untuk....,

Senin, 31 Januari 2011

KRIMINAL DADAKAN

Kejahatan tidak mesti direncanakan terlebih dulu. Setiap ada kesempatan sedikit saja bisa menjadi ajang kriminalisme. Tidak perlu melihat umur, jabatan ataupun kekayaan. Untuk jenis kriminal ini biasa terjadi di jalanan, sepi ataupun rame. Kewaspadaan dalam menghadapi ini perlu diperhatikan. Selalu pihak yang pasrah mendapat kekalahan, sedang yang pandai bersandiwara dan bersilat lidah di pihak yang diuntungkan.Yah, karena pertolongan Alloh SWT saja keadilan terwujud. Apa to jenis kriminal ini?
Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di berbagai tempat. Modusnya akibat dari buru-buru atau berebut tempat.Andai saja semua pengendara menaati tata tertib lalu lintas dan tahu aturan insya Alloh kecelakaan bisa dikurangi.
Ada seorang pengendara motor melaju tidak terlalu kencang.Di sisi kiri pencari rumput membawa beban yang cukup banyak memenuhi keranjangnya. Jarak pengendara lumayan dekat, tidak sengaja menyerempet pencari rumput yang dari wajahnya terlihat usianya sudah uzur. Tidak ada luka serius, hanya sedikit lecet di bahunya. Kasihan melihat si korban, pengendara meminta maaf. Tak disangka ternyata maaf tak cukup baginya. Meski uzur, korban tipe mata duitan. Dalam proses perdebatan yang cukup lama, korban minta ganti rugi. Berapa? Empat ratus ribu rupiah! Angka yang fantastik untuk sebuah luka lecet. Keberatan dengan nominal sekian itu diadakan negosiasi. keputusan akhirnya lima puluh ribu rupiah tunai. Astaghfirullah...

Jumat, 12 November 2010

hukum pascal

Bunyi Hukum Pascal

"Jika suatu zat cair dikenakan tekanan, maka tekanan itu akan merambat ke segala arah dengan tidak bertambah atau berkurang kekuatannya".



Penemu Hukum Pascal

Blaise Pascal (1623-1662) berasal dari Perancis. Minat utamanya ialah filsafat dan agama, sedangkan hobinya yang lain adalah matematika dan geometri proyektif.

Penurunan Rumus

Pascal disimbolkan dengan Pa satuan turunan SI untuk tekanan atau tegangan.
Satuan ini dinamakan menurut nama Blaise Pascal, seorang matematikawan, fisikawan dan filsuf Perancis.

• 1 Pa
– = 1 N/m² = 1 (kg•m/s²)/m² = 1 kg/m•s²
– = 0,01 millibar
– = 0,00001 bar

DONGKRAK HIDROLIK

Berbentuk Silinder dengan silinder (garis tengah) yang diketahui. Dengan pengisap 1 berdiameter D1 dan pengisap 2 berdiameter D2, maka :

Maka Didapatkan Persamaan
SECARA MATEMATIS, HUKUM PASCAL DIRUMUSKAN SEBAGaI BERIKUT.

F1 = D1/D2 * F2

KET :
F1 = gaya pada permukaan A (N)
F2= gaya pada permukaan B (N)
A1 = Luas permukaan A (m2)
A2 = luas permukaan B (m2)
D1 = diameter permukaan A (m)

Aplikasi Hukum Pascal

- Dongkrak Hidrolik
- Pompa Hidrolik
- Mesin Hidrolik Pengangkat Mobil
- Pengepresan Kapas

Sabtu, 06 November 2010

kilat dan petir

Menurut Wikipedia Indonesia, petir atau halilintar merupakan gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan, ditunjukkan dengan munculnya kilatan cahaya di langit yang menyilaukan sesaat (kilat), kemudian disusul dengan suara menggelegar (guruh). Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi.
Energi dari pelepasan muatan listrik di awan begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yaitu geluduk, guntur, atau halilintar.Sedemikian raksasanya sampai-sampai ketika petir itu melesat, tubuh awan akan terang dibuatnya, sebagai akibat udara yang terbelah, sambarannya yang rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/detik itu juga akan menimbulkan bunyi yang menggelegar. Ketika akumulasi muatan listrik dalam awan tersebut telah membesar dan stabil, lompatan listrik (electric discharge) yang terjadi pun akan merambah massa bermedan listrik lainnya, dalam hal ini adalah Bumi. Besar medan listrik minimal yang memungkinkan terpicunya petir ini adalah sekitar 1.000.000 volt per meter.

soal osn 2010

which one the below explanation is true for plant respiration :
a. plant respiration occur in the night, meanwhile the photosynthesis occurs in the day
b. plant respiration occurs anytime in the living cells
c. plant respiration and photosynthesis are conducted by stoma
d. air inflow and out low go through the stomata and lenticell
terjemahan :
yang satu di bawah penjelasan adalah benar untuk respirasi tumbuhan:
a. respirasi tanaman terjadi di malam hari, sedangkan fotosintesis terjadi pada hari
b. respirasi tanaman terjadi kapan saja dalam sel hidup
c. respirasi dan fotosintesis tanaman dilakukan oleh stoma
d. udara masuk dan keluar rendah melalui stomata dan lenticell

Rabu, 20 Oktober 2010


1. Penggolongan Protista
Banyak golongan Protista yang mempunyai kemiripan ciri-ciri dan sifat seperti hewan, tumbuhan, atau jamur, maka beberapa ahli membagi Protista menjadi tiga golongan, yaitu Protista mirip hewan, Protista mirip tumbuhan, dan Protista mirip jamur.

a. Protista Mirip Hewan/Protozoa

Protista mirip hewan adalah golongan Protozoa . Protozoa memiliki tubuh yang terdiri atas satu sel dan eukariotik. Untuk itulah semua aktivitasnya dilakukan oleh sel itu sendiri seperti bergerak, bereproduksi, dan lain-lain. Tubuh Protozoa umumnya tidak mempunyai dinding sel yang kuat dan di dalamnya terdapat nukleus, vakuola, mitokondria, dan ribosom. Ukuran tubuhnya berkisar antara 5-100 milimikron, jadi sangat mikroskopis. Hidupnya ada yang berkoloni dengan membentuk kumpulan sel dan ada pula yang berperilaku sebagai parasit pada organisme lain. Lebih dari 64.000 species Protozoa telah dikenal, diperkirakan 32.000 berupa fosil dan 22.000 merupakan bentuk-bentuk yang bebas, 10.000 adalah sebagai parasit. Hidupnya sebagian berkoloni atau hidup soliter, sebagian dapat bergerak bebas dan dapat pula menempel ( sessil ).

Protozoa mempunyai tempat hidup di mana-mana, yaitu di perairan, misalnya di kolam, air laut, air tawar, tetapi ada juga yang hidup sebagai parasit pada hewan atau tumbuhan, bahkan manusia. Di tanah pun mereka bisa hidup, untuk itulah hewan tersebut dimasukkan kelompok kosmopolit, artinya dapat ditemukan di berbagai tempat. Karena hidupnya ada yang berada di perairan, maka mereka mempunyai peranan penting dalam rantai makanan untuk komunitas lingkungan akuatik.

Minggu, 12 September 2010

Idul Fitri 1431 H

Kalo sudah keluarga ternyata ada perubahan ketika merayakan idul fitri. Tahun ini keluarga bertambah dengan menikahnya masku. SAngat disayangkan sepertinya akan ada peristiwa besar pada keluarga masku. Meski diantara keluarga aku tampak biasa-biasa saja tapi setiap teringat akan prahara yang tengah menimpa sedih dan tahu-tahu nangis sendiri.
Latar belakang yatim piatu banyak kendalanya. Diantaranya harus mengikuti aturan main keluarga mertua sementara kita sendiri tidak ada yang membela untuk urusan-urusan besar. Terjadilah pertentangan sengit antara menantu dan mertua. Apalagi pasangan hidup dilindungi setiap kesalahan yang dilakukannnya oleh mertua.
Tidak ada yang mau mengalah. Itulah sebenarnya kunci permasalahannya. Coba saja semua pihak ikut berperan serta mencegah perseteruan dengan duduk bersama memecahkan masalah yang cukup mudah ini. Tanpa ada unsur paksaan semua memasang niat menyelesaikan masalah. Insya Alloh selesailah masalah.Jangan malah mnegompori untuk bercerai, astaghfirullah mudah-mudahan itu tidak terjadi. Semoga Allah SWT membuka mata hati, menjernihkan pikiran, menghapus amarah sehingga semua dapat ridho ke arah kebaikan.

Selasa, 07 September 2010

Konversi suhu

A. Rumus merubah celcius ke kelvin
= Celcius + 273,15

B. Rumus merubah celcius ke rheamur
= Celcius x 0,8

C. Rumus merubah reamur ke celcius
= Rheamur x 1,25

D. Rumus merubah celcius ke fahrenheit
= (Celcius x 1,8) + 32

E. Rumus merubah fahrenheit ke celcius
= (Fahrenheit - 32) / 1,8

F. Rumus merubah rheamur ke farenheit
= (Rheamur x 2,25) + 32

Sabtu, 21 Agustus 2010

Perkembangbiakan lumut

Lumut dapat berkembang biak dengan cara aseksual dan seksual.
Kedua pembiakan tersebut berlangsung silih berganti sehingga terjadi pergantian keturunan atau pergiliran keturunan (metagenesis). Tumbuhan yang menghasilkan sel kelamin (gametofit) pada umumnya lebih menonjol daripada tumbuhan yang menghasilkan spora (sporofit). Pada tumbuhan lumut-lumutan, gametofit lebih menonjol. Jika pada satu tumbuhan terjadi pergantian dari sporofit ke gametofit atau sebaliknya, tumbuhan tersebut dikatakan melakukan metagenesis.
Metagenesis diawali dengan berkecambahnya spora yang sangat kecil (haploid) menjadi protalium (protonema). Protonema ada yang tumbuh menjadi besar dan ada yang tidak tumbuh. Di dalam protonema terdapat kuncup yang tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumut (gametofit). Tumbuhan lumut merupakan lembaran-lembaran daun (hepaticae). Ada juga yang memiliki habitus seperti pohon kecil dilengkapi batang dan daun (musci), akar bukan akar sejati, tetapi hanya berupa benang-benang menyerupai akar yang disebut rizoid. Pada tumbuhan lumut (gametofit) dibentuk gametangium, yaitu sel kelamin jantan (spermatozoid) dan sel kelamin betina (ovum). Sel kelamin jantan ini dihasilkan oleh anteridium dan sel kelamin betina dihasilkan oleh arkegonium. Peleburan spermatozoid dan ovum akan menghasilkan zigot yang terus berkembang menjadi embrio yang diploid. Embrio kemudian akan tumbuh menjadi suatu badan yang bulat dengan tangkai pendek atau panjang yang disebut sporogonium (tumbuhan sporofit). Dalam bagian yang bulat tersebut dibentuk spora sehingga sering disebut dengan kapsul spora yang identik dengan sporogonium. Spora akan terkumpul dalam kotak spora (sporangium). Jika spora jatuh di tempat yang lembap dan sesuai dengan tempat tumbuhnya, spora akan tumbuh menjadi protonema dan protonema akan tumbuh menjadi tumbuhan lumut dan begitu seterusnya.
Beberapa jenis lumut dapat bersifat kosmopolit karena dapat ditemukan di berbagai tempat. Selain itu, bentuk dan ukuran lumut juga sangat beragam. Berdasarkan bentuk tubuhnya, lumut dapat dibedakan menjadi dua kelas, yaitu lumut hati (Hepaticopsida), lumut tanduk (Anthoceropsida), dan lumut sejati (Bryopsida).

Senin, 09 Agustus 2010

rahasia teh

Hmm…Enak ya kalau minum hangat saat cuaca dingin dan minum es teh saat cuaca panas apalagi sambil membaca majalah, membaca koran, bersantai trus ditemani dengan pisang goreng…wuih…enak banget. Eit…tapi tunggu dulu…Minum teh ada manfaat dan bahayanya.

Manfaat Minum Teh

1. Memperkuat Gigi & Mencegah Karies pada Gigi
Unsur Flouride ( F ) yang cukup tinggi pada Teh, dapat membantu dalam mencegah tumbuhnya karies pada gigi serta dapat memperkuat gigi.


2. Mengurangi Resiko Keracunan Makanan
Unsur Catechin ( salah satu unsur dalam Polyphenols ), telah terbukti bahwa unsur tersebut memiliki kemampuan untuk menghentikan pertumbuhan beberapa bakteri yang menyebabkan keracunan makanan ( menurut penelitian dari Taiwan dan Jepang ).

3. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Dengan adanya vitamin C dan vitamin E, maka Teh dapat juga membantu memperkuat daya tahan tubuh.

4. Menyegarkan Tubuh
Teh mengandung sejenis kafein yang berbeda dengan kopi, maka Teh juga dapat merangsang sistem syaraf tubuh kita sehingga pengambilan oksigen ke dalam tubuh lebih lancar.

5. Mencegah Tekanan Darah Tinggi
Epigallocatechin dan epicatechin gallat yang merupakan varian dari catechin, tenyata mampu bertindak sebagai inhibitor dari pada angiotensin trasferase, yaitu enzim penyebab tekanan darah tinggi. Lebih lanjut dapat pula disimpulkan bahwa dengan kemampuan catechin untuk mencegah tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan menangkal radikal bebas, maka catechin juga bisa mengurangi resiko penyakit kardiovascular.

6. Menangkal Kolesterol
Catechin, ternyata juga telah dibuktikan bahwa dapat mengurangi penimbunan kolesterol dalam darah dan mempercepat pembuangan kolesterol melalui feces.

7. Mengoptimalkan Metabolisme Gula
Mangan (Mn), yang terkandung dalam Teh bisa membantu penguraian gula menjadi energi. Dengan demikian Teh bisa membantu menjaga kadar gula dalam darah.

8. Mencegah Pertumbuhan Kanker
Kemampuan Catechin ( salah satu unsur dalam Polyphenols ) dapat menghambat terjadinya mutasi pada sel -sel tubuh dan menetralisir radikal bebas.


.
Bahaya Minum Teh

Teh memang dapat memberikan manfaat bagi para peminumnya, tetapi ada juga beberapa orang tertentu yang dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi teh terlalu banyak karena bisa menjadi bumerang bagi kesehatannya.

1. Orang yang Fungsi Ginjalnya Kurang Baik.
Pasien yang fungsi ginjalnya tidak baik dan tak dapat menahan kencing atau inkontinensia karena teh berfungsi melancarkan pembuangan air kemih. Banyak minum teh mengganggu fungsi ginjal, sehingga akan semakin memberatkan penyakit pasien tersebut.

2. Wanita hamil
Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagi macam gizi untuk menyuplai kebutuhan metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya. Kalau ia terlalu banyak minum teh, maka zat tanin atau samak dalam teh dapat bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi semacam kompon yang tidak diserap oleh tubuh.

Ini selain dapat mengakibatkan anemia dan kekurangan zat besi pada wanita hamil, juga dapat mengakibatkan janin dalam kandungan menjadi kekurangan zat besi bawaan. Akibatnya setelah lahir nanti bayinya juga akan menderita anemia dan kekurangan zat besi.

3. Wanita yang sedang menyusui
Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum teh kental. Hal ini karena salah satu dari racun dalam teh (kafein) bisa mempengaruhi pengeluaran air susu, sehingga ASI menjadi berkurang, selain itu kafein juga bisa masuk ke dalam tubuh bayi melalui air susu yang dapat mengakibatkan usus bayi menjadi kejang, sehingga bayi akan menangis tak henti-hentinya.

4. Orang yang sedang demam
Untuk orang yang sedang menderita demam, minum teh bukannya dapat menurunkan suhu badannya tetapi justru akan meningkatkan suhu panas tubuhnya. Hal ini dikarenakan theophyline yang terkandung dalam teh dapat meninggikan suhu badan, bahkan membuat fungsi obat penurun suhu badan menjadi hilang atau berkurang.

5. Orang yang lemah saraf dan mengalami insomnia
Para penderita penyakit ini sebaiknya tidak minum teh karena hanya akan semakin memperparah penyakitnya. Hal ini disebabkan kandungan kafein dalam teh dapat mengakibatkan bergairahnya sistem saraf dan menaikkan metabolisme dasar, sehingga akan membuat semakin sulit tidur dan merasa gelisah.

6. Orang yang kurang darah
Zat besi dalam makanan memasuki saluran pencernaan dalam bentuk feros hidrosida koloid. Zat besi dalam bentuk koloid ini tidak dapat diserap tubuh secara langsung. Ia harus melalui peran getah lambung barulah dapat diserap melalui tubuh.

Asam tanat dalam teh sangat mudah bersenyawa dengan zat besi dan membentuk asam tanat feros larut yang merintangi penyerapan zat besi. Bila tubuh orang yang kurang darah kekurangan zat besi, hemoglobin sintetis dalam tubuh bisa berkurang, dan penyakitnya bisa bertambah parah.

7. Orang yang mengalami sembelit
Mereka pantang minum teh kental karena asam tanat dalam teh mempunyai peran astringen, yaitu melemahkan penggeliangan saluran usus. Bila mereka nekat minum teh kental maka penyakitnya akan semakin bertambah parah.

8. Anak-anak
Minum teh tidak terlalu baik untuk anak-anak, hal ini dikarenakan setelah minum teh anak-anak akan mudah terangsang semangatnya, nafsu makannya menurun, selaput lendir saluran pencernaan menyusut sehingga mempengaruhi pencernaan makanan dan penyerapannya.

Asam tanat dalam teh juga dapat mempengaruhi penyerapan vitamin B dan zat besi dalam makanan sehingga mengakibatkan menurunnya hemoglobin dan menuyusutnya volume eritrosit, yang akan berakibat mudah terserang anemia atau kurang darah.

9. Orang yang Mempunyai Tekanan Darah Tinggi dan Mengidap Jantung.
Orang yang mempunyai tekanan darah tinggi dan mengidap jantung teh memang dapat membantu melindungi jantung tapi bagi yang telah terlanjur menderita penyakit jantung merek harus menghindari minum teh kental, karena kadar kafein dalam teh bisa merangsang orang dan menaikkan tekanan darahnya. Bila mereka tetap minum teh maka jantungnya akan berdetak cepat, merasa sangat gelisah bahkan mengalami arrhythmia atau tidak adanya irama jantung.

Setelah mengetahui beberapa sebab mereka pantang minum teh tentunya akan menjadi perhatian bagi kita. Walaupun teh juga mempunyai manfaat bagi kesehatan tapi efek kesehatan teh lebih bersifat sebagai preventif (mencegah). Itupun akan berarti jika teh diminum secara teratur dan dengan takaran yang tepat.

Marhaban Ya Ramadhan

Ramadhan 1431 H banyak yang menyambut dan mempersiapkan diri untuk kedatangannya. bahkan jauh hari sebelum ramadhan sudah berjajar rencana untuk mengisi bulan mulia itu. Kesiapan dan penyambutan ramadhan masing-masing orang berbeda sepadan dengan pemahaman tentang hakikat ramadhan tersebut. Instansi, perusahaan, pebisnis sampai perorangan memiliki kekhasan masing-masing dalam kegiatan menyambut Ramadhan.
Sekolah-sekolah Islam mengadakan berbagai kegiatan menyambut dan mengisi Ramadhan. Dimulai dengan pawai ta'aruf ramadhan, tadarus Al Qur'an, buka bersama, kultum, dan diakhiri dengan mabit tuk menggapai lailatul qadar. Beda dengan beberapa orang yang bersiap-siap pergi ke mall untuk beli kebutuhan buka dan sahur yang akan dihidangkan dengan menu istimewa dari hari-hari biasa, memilih model baju untuk lebaran dan banyak terjadi H-1 Ramadhan berwisata dan makan sepuasnya dengan alasan kalau puasa tidak mungkin makan sesukanya.
Hakikatnya Ramadhan adalah penyucian jiwa. Atau lebih gampangnya memberi makan ruhani. Selama sebelas bulan kita memanjakan badan dengan baju indah, makan enak, kendaraan dan rumah yang nyaman, bercanda, main musik dan segudang kegiatan untuk menyenangkan hati. lebih kurang untuk menghilangkan stresslah. Ramadhan datang mengingatkan dan mewajibkan umat Islam untuk mencharge ruang kosong di sisi ruhani yang lama terabaikan.

Minggu, 25 Juli 2010

Pendidikan Karakter

Pengertian pendidikan karakter hampir sama dengan pendidikan budi pekerti yang dulu pernah didengung-dengungkan tapi kurang mendapat respon dari khalayak pendidikan. PEndidikan tidak cuma menghasilkan murid yang pandai dalam ilmu tapi juga memiliki karakter atau jiwa yang baik.
Pendidikan karakter sering disebut sebagai jiwa sebuah pendidikan. Tanpanya, pendidikan seperti kehilangan roh dan berubah sekedar menjadi sarana pelatihan otak bagi para siswa. Mengembalikan roh pendidikan karakter dalam sekolah kita merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi.
pendidikan karakter tidak hanya dipahami bagi pengajar saja melainkan seluruh komunitas sekolah mulai kepala sekolah hingga penjaga semua memiliki kontribusi untuk mewujudkan pendidikan karakter ini.
Pencetus pendidikan karakter yang menekankan dimensi etis-spiritual dalam proses pembentukan pribadi ialah pedagog Jerman FW Foerster (1869-1966). Pendidikan karakter merupakan reaksi atas kejumudan pedagogi natural Rousseauian dan instrumentalisme pedagogis Deweyan.

Lebih dari itu, pedagogi puerocentris lewat perayaan atas spontanitas anak-anak (Edouard Claparède, Ovide Decroly, Maria Montessori) yang mewarnai Eropa dan Amerika Serikat awal abad ke-19 kian dianggap tak mencukupi lagi bagi formasi intelektual dan kultural seorang pribadi.

Polemik anti-positivis dan anti-naturalis di Eropa awal abad ke-19 merupakan gerakan pembebasan dari determinisme natural menuju dimensi spiritual, bergerak dari formasi personal dengan pendekatan psiko-sosial menuju cita-cita humanisme yang lebih integral. Pendidikan karakter merupakan sebuah usaha untuk menghidupkan kembali pedagogi ideal-spiritual yang sempat hilang diterjang gelombang positivisme ala Comte.

Tujuan pendidikan adalah untuk pembentukan karakter yang terwujud dalam kesatuan esensial si subyek dengan perilaku dan sikap hidup yang dimilikinya. Bagi Foerster, karakter merupakan sesuatu yang mengualifikasi seorang pribadi. Karakter menjadi identitas yang mengatasi pengalaman kontingen yang selalu berubah. Dari kematangan karakter inilah, kualitas seorang pribadi diukur.



Empat karakter

Menurut Foerster ada empat ciri dasar dalam pendidikan karakter. Pertama, keteraturan interior di mana setiap tindakan diukur berdasar hierarki nilai. Nilai menjadi pedoman normatif setiap tindakan.

Kedua, koherensi yang memberi keberanian, membuat seseorang teguh pada prinsip, tidak mudah terombang-ambing pada situasi baru atau takut risiko. Koherensi merupakan dasar yang membangun rasa percaya satu sama lain. Tidak adanya koherensi meruntuhkan kredibilitas seseorang.

Ketiga, otonomi. Di situ seseorang menginternalisasikan aturan dari luar sampai menjadi nilai-nilai bagi pribadi. Ini dapat dilihat lewat penilaian atas keputusan pribadi tanpa terpengaruh atau desakan pihak lain.

Keempat, keteguhan dan kesetiaan. Keteguhan merupakan daya tahan seseorang guna mengingini apa yang dipandang baik. Dan kesetiaan merupakan dasar bagi penghormatan atas komitmen yang dipilih.

Kematangan keempat karakter ini, lanjut Foerster, memungkinkan manusia melewati tahap individualitas menuju personalitas. ”Orang-orang modern sering mencampuradukkan antara individualitas dan personalitas, antara aku alami dan aku rohani, antara independensi eksterior dan interior.” Karakter inilah yang menentukan forma seorang pribadi dalam segala tindakannya.



Pengalaman Indonesia

Di tengah kebangkrutan moral bangsa, maraknya tindak kekerasan, inkoherensi politisi atas retorika politik, dan perilaku keseharian, pendidikan karakter yang menekankan dimensi etis-religius menjadi relevan untuk diterapkan.

Pendidikan karakter ala Foerster yang berkembang pada awal abad ke-19 merupakan perjalanan panjang pemikiran umat manusia untuk mendudukkan kembali idealisme kemanusiaan yang lama hilang ditelan arus positivisme. Karena itu, pendidikan karakter tetap mengandaikan pedagogi yang kental dengan rigorisme ilmiah dan sarat muatan puerocentrisme yang menghargai aktivitas manusia.

Tradisi pendidikan di Indonesia tampaknya belum matang untuk memeluk pendidikan karakter sebagai kinerja budaya dan religius dalam kehidupan bermasyarakat. Pedagogi aktif Deweyan baru muncul lewat pengalaman sekolah Mangunan tahun 1990-an.

Kebiasaan berpikir kritis melalui pendasaran logika yang kuat dalam setiap argumentasi juga belum menjadi habitus. Guru hanya mengajarkan apa yang harus dihapalkan. Mereka membuat anak didik menjadi beo yang dalam setiap ujian cuma mengulang apa yang dikatakan guru.



Loncatan sejarah

Apakah mungkin sebuah loncatan sejarah dapat terjadi dalam tradisi pendidikan kita? Mungkinkah pendidikan karakter diterapkan di Indonesia tanpa melewati tahap-tahap positivisme dan naturalisme lebih dahulu?

Pendidikan karakter yang digagas Foerster tidak menghapus pentingnya peran metodologi eksperimental maupun relevansi pedagogi naturalis Rousseauian yang merayakan spontanitas dalam pendidikan anak-anak. Yang ingin ditebas arus ”idealisme” pendidikan adalah determinisme dan naturalisme yang mendasari paham mereka tentang manusia.

Bertentangan dengan determinisme, melalui pendidikan karakter manusia mempercayakan dirinya pada dunia nilai (bildung). Sebab, nilai merupakan kekuatan penggerak perubahan sejarah. Kemampuan membentuk diri dan mengaktualisasikan nilai-nilai etis merupakan ciri hakiki manusia. Karena itu, mereka mampu menjadi agen perubahan sejarah.

Jika nilai merupakan motor penggerak sejarah, aktualisasi atasnya akan merupakan sebuah pergulatan dinamis terus-menerus. Manusia, apa pun kultur yang melingkupinya, tetap agen bagi perjalanan sejarahnya sendiri. Karena itu, loncatan sejarah masih bisa terjadi di negeri kita. Pendidikan karakter masih memiliki tempat bagi optimisme idealis pendidikan di negeri kita, terlebih karena bangsa kita kaya akan tradisi religius dan budaya.

Manusia yang memiliki religiusitas kuat akan semakin termotivasi untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat, bertanggung jawab atas penghargaan hidup orang lain dan mampu berbagi nilai-nilai kerohanian bersama yang mengatasi keterbatasan eksistensi natural manusia yang mudah tercabik oleh berbagai macam konflik yang tak jarang malah mengatasnamakan religiusitas itu sendiri.
Oleh karena itu Wamendiknas mengatakan bahwasanya sekolah sebagai bagian dari lingkungan memiliki peranan yang sangat penting. Wamendiknas menganjurkan agar setiap sekolah dan seluruh lembaga pendidikan memiliki school culture , dimana setiap sekolah memilih pendisiplinan dan kebiasaan mengenai karakter yang akan dibentuk. Lebih lanjut Wamendiknas pun berpesan, agar para pemimpin dan pendidik lembaga pendidikan tersebut dapat mampu memberikan suri teladan mengenai karakter tersebut.

Wamendiknas juga mengatakan bahwa hendaknya pendidikan karakter ini tidak dijadikan kurikulum yang baku, melainkan dibiasakan melalui proses pembelajaran. Selain itu mengenai sarana-prasaran, pendidikan karakter ini tidak memiliki sarana-prasarana yang istimewa, karena yang diperlukan adalah proses penyadaran dan pembiasaan.

Prihal pengembangannya sendiri, Wamendiknas melihat bahwa kearifan lokal dan pendidikan di pesantern dapat dijadikan bahan rujukan mengenai pengembangan pendidikan karakter, mengingat ruang lingkup pendidikan karakter sendiri ssangatlah luas.

Rabu, 21 Juli 2010

Respirasi

Sistem pernapasan
Sistem pernapasan atau sistem respirasi adalah sistem organ yang digunakan untuk pertukaran gas. Pada hewan berkaki empat, sistem pernapasan umumnya termasuk saluran yang digunakan untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas. Diafragma menarik udara masuk dan juga mengeluarkannya. Berbagai variasi sistem pernapasan ditemukan pada berbagai jenis makhluk hidup. Bahkan pohon pun memiliki sistem pernapasan.
Dalam pengertian kegiatan kehidupan sehari-hari, respirasi dapat disamakan dengan pernapasan. Namun demikian, istilah respirasi mencakup proses-proses yang juga tidak tercakup pada istilah pernapasan. Respirasi terjadi pada semua tingkatan organisme hidup, mulai dari individu hingga satuan terkecil, sel. Apabila pernapasan biasanya diasosiasikan dengan penggunaan oksigen sebagai senyawa pemecah, respirasi tidak melulu melibatkan oksigen.

Pernapasan dada
Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
1. Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
2. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Pernapasan perut
Pernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut:
1. Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot diafragma sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
2. Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Selasa, 20 Juli 2010

Bronkitis

Bronkitis adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru).
Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius.
Penyebab

Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia)

Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari:

* Sinusitis kronis
* Bronkiektasis
* Alergi
* Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.

Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:

* Berbagai jenis debu
* Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
* Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
* Tembakau dan rokok lainnya.

Gejalanya berupa:

* batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
* sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
* sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu)
* bengek
* lelah
* pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
* wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
* pipi tampak kemerahan
* sakit kepala
* gangguan penglihatan.

Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan.

Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.

Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.

Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk. Bisa terjadi pneumonia.


Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir. Pada pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernafasan yang abnormal.

Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:

* Tes fungsi paru-paru
* Gas darah arteri
* Rontgen dada.

Pengobatan

Untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan, kepada penderita dewasa bisa diberikan aspirin atau acetaminophen; kepada anak-anak sebaiknya hanya diberikan acetaminophen. Dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan.

Antibiotik diberikan kepada penderita yang gejalanya menunjukkan bahwa penyebabnya adalah infeksi bakteri (dahaknya berwarna kuning atau hijau dan demamnya tetap tinggi) dan penderita yang sebelumnya memiliki penyakit paru-paru. Kepada penderita dewasa diberikan trimetoprim-sulfametoksazol, tetracyclin atau ampisilin. Erythromycin diberikan walaupun dicurigai penyebabnya adalah Mycoplasma pneumoniae. Kepada penderita anak-anak diberikan amoxicillin. Jika penyebabnya virus, tidak diberikan antibiotik.

Jika gejalanya menetap atau berulang atau jika bronkitisnya sangat berat, maka dilakukan pemeriksaan biakan dari dahak untuk membantu menentukan apakah perlu dilakukan penggantian antibiotik.

Minggu, 11 Juli 2010

Pilih cinta apa harta ?

Pertanyaan yang agak sulit bagi perempuan untuk menjawabnya. Kebanyakan pasti pilih dua-duanya. Hal serupa juga ditanyakan di suatu forum resmi. Tawa adalah jawaban yang langsung terdengar membahana. Apakah cinta dan harta harus terpisah? Atau memang dua-duanya bukan jodoh? Siapa pasangan yang sudah mendapat keduanya? Jika diprosentase perempuan yang merasa sudah terpenuhi { perhatian : bukan tercukupi lo}ada berapa ya?

Minggu, 16 Mei 2010

Soal IPA kelas 5

I. Berilah tanda silang ( X ) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling tepat !
1. Alat pernapasan pada manusia yang ditunjuk dengan anak panah tersebut memiliki fungsi untuk….

a. menghirup karbondioksida c. membuang sisa-sisa udara
b. penyaring kotoran d. pintu masuk semua udara luar
2. Kulit yang basah pada cacing berfungsi untuk ….
a. menempel di tanah c. menyerap air
b. mengikat oksigen d. menangkap mangsa
3. Alat pencernaan yang berfungsi membungkus makanan mengandung enzim….


a. amilase c. pepsin
b. lipase d. ptialin
4. Karbohidrat terkandung dalam ….
a. semua makanan pokok c. semua makanan asin
b. semua makanan berminyak d. semua makanan basi

5. Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi mencegah terkena penyakit…
a. insomnia c. leukimia
b. hemofilia d. anemia
6. Mengolah makanan yang benar dengan ….
a. mencuci dengan detergen c. memasak sampai matang sekali
b. menggunakan panci stainless d. menjaga kebersihan alat memasak
7. Pada bagian jantung yang ditunjuk dengan anak panah terjadi peristiwa ….

a. pengaliran darah keluar jantung c. pengaliran darah ke bilik
b. pengaliran darah menuju jantung d. pengaliran darah ke semua arah
8. Memelihara kesehatan jantung dengan melakukan ….
a. olahraga secara teratur c. mandi secara teratur
b. bekerja keras tanpa lelah d. istirahat sesering mungkin
9. Denyut jantung manusia dewasa yang sehat berkisar ....
a. 70 - 80 c. 120 - 130
b. 90 - 100 d. 140 - 150
10. Bagian tumbuhan yang berfungsi untuk menyerap air ditunjukkan dengan nomor ….

a. 1 c. 3
b. 2 d. 4
11. Peran klorofil dalam fotosintesis adalah….
a. mengedarkan hasil fotosintesis
b. melakukan pernapasan
c. mengubah sinar matahari menjadi energi
d. menghasilkan makanan
12. Fotosintesis pada tumbuhan hijau memerlukan….
a. Lenti sel c. CO2
b. karbohidrat d. O2

13. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan dalam batang adalah….
a. mangga c. tebu
b. Kunyit d. singkong
14. Kapas adalah bahan dasar untuk membuat…
a. baju c. buku
b. meja d. plastik
15. Tumbuhan hijau bermanfaat bagi manusia dan hewan untuk ….
a. menyembuhkan sembelit c. sumber makanan
b. menambah kalsium pada tubuh d. mencegah bencana
16. Tumbuhan berikut ini bentuk adaptasinya berupa ….
a. menangkap serangga dengan cairan lengket
b. menjepit dengan daun berbentuk gigi.
c. menyerupai bentuk batu
d. memiliki bulu-bulu gatal
17. Bunglon mengelabui musuhnya dengan ….
a. pura – pura mati c. mimikri
b. autotomi d. melilitkan tubuh
18. Fungsi akar yang panjang pada teratai untuk ….
a. menyerap sisa makanan c. melekat di dasar air
b. mengapung di air d. alat bernapas
19. Pohon jati, mahoni dan randu memiliki cara bertahan hidup yang unik pada musim kemarau, yaitu ….
a. meranggas daunnya c. memperkecil batangnya
b. merontokkan buahnya d. berhenti berbuah
20. Hewan berikut yang selalu mengeluarkan sengat beracun bila dalam keadaan bahaya adalah ….
a. ular c. cacing
b. kalajengking d. nyamuk
21. Burung pada gambar berikut makanannya adalah….

a. padi c. daging
b. ikan d. buah
22. Kekuatan tali temali dapat diketahui dari….
a. tegangan maksimalnya c. panjang untaiannya
b. anyaman yang kuat d. pilinan yang panjang

23. Struktur benang yang sesuai untuk tali sepatu adalah…
a. pilinan s c. anyaman
b. pilinan z d. lurus
24. Sutra merupakan hasil serat dari….
a. liur ulat sutra c. nanas
b. pelepah pisang d. kulit buaya
25. Bahan tali yang baik memiliki ciri ….
a. kuat dan lentur c. lurus dan panjang
b. tebal dan kaku d. berat dan mahal
26. Es menjadi air termasuk ke dalam perubahan ….
a. wujud c. tetap
b. kimiawi d. bentuk
27. Salah satu cara untuk mencegah perkaratan dengan ….
a. melapisi dengan kain c. mengamplas
b. mengecat d. memasang obat anti rayap
28. Perubahan sementara terjadi pada ….
a. kertas dibakar c. nasi menjadi basi
b. es krim meleleh d. rambut beruban
29. Buah menjadi busuk merupakan salah satu jenis perubahan ….
a. fisika c. rasa
b. sementara d. tetap
30. Benda yang dapat larut dalam air adalah …
a. pasir c. kerikil
b. gula d. minyak
















I. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Selaput pembungkus paru-paru disebut ….
2. Tempat menyimpan cadangan oksigen pada burung terletak di ….
3. Cairan di lambung yang berfungsi untuk membunuh kuman adalah….
4. Peredaran darah besar dari jantung menuju ke ….
5. Kekurangan sel darah merah menyebabkan penyakit….
6. Fotosintesis pada tumbuhan kebanyakan berlangsung di bagian….
7. Sagu dimanfaatkan sebagai makanan di bagian ….
8. Penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya disebut ….
9. Burung pemakan nektar adalah ….
10. Semua gigi berbentuk runcing adalah ciri dari hewan pemakan….
11. Bunga mawar melakukan perlindungan diri dengan batangnya….
12. Sekumpulan benang yang ditenun akan menjadi ….
13. Senar pancing terbuat dari ….
14. Benda yang paling mudah berkarat berbahan dasar….
15. Perubahan uap air menjadi air disebut …..

III. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1. Urutkanlah proses pencernaan makanan pada manusia !
2. Sebutkan 3 hewan yang dilengkapi dengan kaki berselaput !
3. Urutkanlah benda berikut dari yang paling mudah menyerap air!
- plastik - kertas
- nilon - kain
4. Apakah yang dimaksud dengan penguapan?
5. Sebutkan 3 faktor yang menyebabkan perubahan sifat benda !















KUNCI JAWABAN
ULANGAN TENGAH SEMESTER MADRASAH IBTIDAIYAH
MATA PELAJARAN IPA KELAS V


I. 1. B 6. D 11. C 16. C 21. C 26. A
2. B 7. A 12. C 17. C 22. A 27. B
3. C 8. A 13. C 18. C 23. C 28. B
4. A 9. A 14. A 19. A 24. A 29. D
5. D 10. C 15. C 20. B 25. A 30. B

II. 1. Pleura
2. Pundi-pundi udara
3. asam klorida / asam lambung
4. tubuh
5. anemia
6. daun
7. batang
8. adaptasi
9. kolibri
10. daging
11. berduri
12. kain
13. nilon
14. besi /logam
15. pengembunan

III. 1. Mulut – kerongkongan – lambung – usus halus – usus besar - anus
2. itik, pelikan, bangau
3. – kertas
- kain
- plastik
- nilon
4. Perubahan wujud dari cair menjadi gas
5. Pembakaran, pembusukan, pencampuran dengan air dan pemanasan

Negeri Lima Menara

Judul Buku : Negeri 5 Menara
Penulis : A. Fuadi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan : I, Juli 2009
Tebal : 416 halaman

NEGERI 5 MENARA, novel karya A. Fuadi ini memperlihatkan betapa do­minannya parameter non-artistik dalam menentukan kualitas dan kedalaman sebuah karya sastra. Sampul belakang buku itu sarat dengan endorsement yang ditulis oleh nama-nama beken, mulai mantan presiden, sutradara tersohor, gubernur, budayawan, intelektual, hingga pimpinan pesantren. Hampir semua komentar itu menyingkapkan segi-segi etik dan didaktik dari novel setebal 416 halaman tersebut. Tak ada satu pun ulasan dari sudut pandang estetika sastrawi. Apakah segi-segi estetik dan artistik yang sepatutnya menjadi kriteria utama da­lam menimbang sebuah karya sastra tidak lagi penting?

Berkisah tentang upaya keras enam orang santri di sebuah pondok pesantren dalam menggapai obsesi dan cita-cita besar mereka. Setelah menghadapi kegiatan belajar-mengajar yang sedemikian padat dan aturan-aturan kedisiplinan ekstraketat di Pondok Ma­dani (PM), Alif (Padang), Atang (Bandung), Raja (Medan), Dulmajid (Sumenep), Said (Mojokerto), dan Baso (Gowa) bersembunyi di bawah menara masjid PM, membangun mimpi-mimpi masa depan dengan mantra ampuh yang sama-sama mereka percayai; man jadda wajada (siapa yang bersungguh pasti akan sukses).

Alif tidak pernah mengira bahwa dirinya akan jadi santri PM yang disebut-sebut telah mencetak banyak ulama dan intelektual muslim itu. Sebab, sejak kecil dia ingin menjadi ''Habibie''. Baginya, Habibie tidak dalam arti seorang teknokrat genius, tapi sebuah profesi sendiri lantaran dia sangat kagum pada tokoh itu. Itu sebabnya, Alif ingin masuk SMA dan kelak melanjutkan pendidikan di ITB, sebagaimana riwayat perjalanan intelektual Habibie. Namun, ibunda Alif menginginkan anaknya mewarisi keulamaan Buya Hamka, ulama kondang yang lahir dan besar tidak jauh dari Bayur, tanah kelahiran Alif. Maka, dalam kebimbangan, Alif menerima tawaran itu sehingga dia bertemu dengan santri-santri berkemauan keras seperti Baso yang mati-matian menghafal 30 juz Quran sebagai syarat guna menggapai impiannya bersekolah di Madinah. Begitu juga Raja, Dulma­jid, Said, dan Atang.

Hanya beberapa bulan waktu berbicara dengan bahasa Indonesia bagi santri-santri baru di PM, setelah itu mereka wajib berbicara da­lam bahasa Arab atau bahasa Ing­gris. Bila aturan dilanggar, gan­jarannya tidak main-main. Bila tidak digunduli, sekurang-ku­rangnya bakal dapat jeweran be­ran­tai. Bahkan, bila pelanggarannya berat, santri bisa dipulangkan. Sa­king kerasnya kemauan para sa­hibul-menara untuk menguasai per­cakapan dalam dua bahasa a­sing tersebut, igauan dalam tidur me­reka pun terungkap dalam baha­sa Arab.

Dengan deskripsi ruang yang nya­ris sempurna, A. Fuadi berhasil memetakan seluk-beluk dunia pe­santren modern yang selama ini ha­nya menjadi cerita dari mulut ke mulut. Pahit dan getir, riang dan gamang kaum santri dengan hu­mor khas pesantren ditandaskan dengan modus pengisahan yang menakjubkan. Tengoklah pelbagai alasan yang sengaja dirancang sahibul-menara agar mereka beroleh izin keluar PM, bersepeda mengelilingi Kota Ponorogo, dan tak lupa melintas di pintu gerbang pesantren putri, sekadar ''nampang''.

Begitu pula siasat Dulmajid yang me­mengaruhi ustad Torik agar ber­oleh izin nonton bareng per­tandi­ngan final bulu tangkis di ling­ku­ngan PM, padahal qanun (atu­ran pondok) menegaskan, san­tri PM dilarang menonton TV. ''Us­tad, lob antum itu mirip sekali de­ngan punya Icuk dan smes antum mirip Liem Swie King. Kalau nggak percaya, kita tonton siaran lang­sung besok malam.''

Ustad Torik langsung takluk dan ter­jadilah peristiwa bersejarah itu: TV masuk PM. Lewat satirisme khas kaum santri itulah, segi-segi estetik novel tersebut dapat ditandai hingga martabat kenovelannya tidak semata-mata ditakar dengan nilai didaktik dan etik saja. Bukankah jalan sastra adalah ikhtiar merancang sebuah alegori dari pelbagai realitas faktual yang menjadi panggilan penciptaan pengarangnya? Maka, kerja pemaknaan terha­dap teks novel tak segampang sebagaimana yang dilakukan para komentator novel tersebut. Bahwa kemudian ditemukan tendensi-tendensi didaktik, itu kenyataan yang tak bisa dielakkan karena setiap pembaca berhak menafsirkannya sesuai dengan kepenti­ngan masing-masing.

Tak dimungkiri bahwa di balik ki­sah yang digarap A. Fuadi dalam bu­­­ku ini, ada pengalaman empiris, ka­­­takanlah semacam fakta-fakta ke­­ras semasa pengarang mondok di Gontor yang menjadi muasal pe­­ngi­sa­hannya. Tapi, dalam kerja ke­pe­ngarangan, fakta-fakta keras itu digiling sehalus-halusnya oleh ima­ji­nasi sehingga tidak bisa lagi di­lihat de­ngan kacamata hitam-pu­tih, tidak bisa diukur secara positi­vistik. ''Ima­jinasi'' di sini bukan da­­lam pemahaman yang menyehari. Filsuf Arab Al-Farabi (850-950) dalam kitabnya, Ara' Ahl Ma­­dinah Wa Al-Fadhi­lah, me­nye­but­nya quwwatul mutta­khilah, se­macam potensi dalam subjek, yang berpijak pada pengalaman em­­p­iris dan penalaran (reasoning), sehingga ia sangat berbeda dengan ''fantasi'' -yang tidak perlu berangkat dari pengalaman indrawi, apalagi penalaran. Dalam epis­temologi Al-Farabi, ''imajinasi'' dalam batas-batas tertentu bahkan da­pat melampaui pencapaian akal-bu­di dan pengalaman empiris itu sendiri.

Maka, dunia imajiner dalam Ne­ge­ri 5 Menara bukan lagi semata-ma­ta dunia A. Fuadi dan sejawat-se­ja­watnya semasa di Gontor. Kisah yang disudahi pengarang dengan re­uni bersejarah di Trafalgar Square, Lon­don, -setelah 15 tahun masa-ma­sa sulit di PM berlalu- telah terdedahkan sebagai ruang fiksional dengan segenap kemungkinan tak terduga yang menyertainya. Bukankah Alif (Washington DC), Atang (Kairo), dan Raja (London) yang bertemu pada sebuah konferen­si di London tidak pernah terbayangkan sebelumnya? Mereka tak pernah menyangka para sahibul-menara ba­kal menggenggam impian masing-ma­sing. Yang mereka tahu hanya man jadda wajada, siapa bersungguh-sungguh, bakal sukses. (*)

Damhuri Muhammad, Cerpenis, bermukim di pinggiran Jakarta

Sumber: Jawa Pos, Minggu, 18 Oktober 2009